Hasil berita

Hai gaes, untuk postingan kali ini aku bakal sharing materi seputar penyusunan berita setelah melakukan liputan. Oke stay tune yaa. Berikut pembahasannya.

Ini adalah kelanjutan dari tugas membuat brainstorm sebelum melakukan liputan. Nah setelah melakukan liputan, yang kami lakukan selanjutnya adalah menyusun hasil wawancara yang telah kami dapatkan menjadi sebuah berita.

Pertama, kami harus ingat masalah apa yang akan kami bahas dalam berita tersebut. Sebelumnya kami telah membuat pertanyaan how atau why dari satu angle yang telah kami pilih. Nah dari situ, kami akan menentukan poin-poin penting hasil wawancara yang telah kami dapat dari para narasumber. Kemudian poin-poin penting tersebut akan kami susun menjadi struktur piramida terbalik yang terdiri dari lead, tubuh, dan penutup yang sebelumnya pernah saya bahas dalam postingan lainnya. Setelah struktur berita telah terbentuk, barulah kita bisa menjabarkannya menjadi sebuah berita yang utuh.

Dan berikut ini adalah hasil penyusunan berita milik kelompok kami.

Lead: Keamanan di UINSA menjadi PR besar yang tetap harus di pantau terus. Peraturan semakin di perketat bagi pengendara motor yang hendak keluar dari area kampus

Mengingat masih adanya Mahasiswa yang tidak mau di chek STNK dan mengaku tidak membawa STNK. Karena sepeda motor yang hendak keluar area kampud harus mengeluarkan STNK. Jika ada Mahasiswa yang tidak membawa STNK maka petugas keamanan tersebut menahan sepeda tersebut demi kemanana kita semua.

Ada dua kemungkinan Mahasiswa tidak membawa STNK saat akan keluar area kampus.
1. STNK benar-benar hilang
2. Mahasiswa hanya membohongi satpam
Tindakan petugas keamanan untuk Mahasiswa yang STNKnya benar-benar hilanh dengan mengecek KTP,KTM,BPKB,Plat Nomor Sepeda dan orang yang bersangkutan. Kemudian mereka akan mencocokkan data tersebut dan memfoto semua data yang telah ada, setelah itu baru Mahasiswa bisa keluar dari area kampus.
Untuk Mahasiswa yang berpura-pura hilabg STNK petugas keamanan tetap akan mengecek data-data seperti di atas. Jika Mahasiswa benar-benar terbukti tidak membawa data itu maka sepeda motor itu akan di tahan. " Itu yang membuat aturan bukan security melainkan himbauan dari polsek" ujar Malik Syahid selaku Wakil Komandan saat di temui di UINSA kemarin (1/5)

Komentar